<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Karya Tulis Jurnal dan Prosiding Dosen</title>
<link>https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/3</link>
<description/>
<pubDate>Tue, 29 Sep 2026 02:36:43 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-09-29T02:36:43Z</dc:date>
<item>
<title>Penggunaan Fitobiotik Nanoenkapsulasi Minyak Buah Merah untuk Meningkatkan Persentasi Kerkas dan Meat Bone Ratio Ayam Kampung Super di Kabupaten Manokwari</title>
<link>https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/39</link>
<description>Penggunaan Fitobiotik Nanoenkapsulasi Minyak Buah Merah untuk Meningkatkan Persentasi Kerkas dan Meat Bone Ratio Ayam Kampung Super di Kabupaten Manokwari
Wati, Saputri Anjar; Zurahmah, Nani; Syaefullah, Bangkit Lutfiaji
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fitobiotik minyak buah merah terhadap persentase karkas dan meat bone ratio ayam kampung super yang diaplikasikan dalam air minum sebagai bahan untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung super. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola searah dengan 5 perlakukan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 5 ekor DOC sebagai unit percobaan. Perlakukan terdiri dari kontrol negatif, 2,5% minyak buah merah, 2,5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah, dan 10% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah tidak perpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap persentase karkas. Sedangkan hasil analisis data terhadap meat bone ratio berpengaruh nyata (P&lt;0,05). Hasil uji lanjut DMRTmenunjukkan bahwa P2 (2,5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah) berbeda nyata (P&lt;0,05) dengan P1 (2,5% minyak buah merah), P3 (5% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah). P4 (10% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah) tetapi tidak berbeda nyata (P&gt;0,05) dengan P0 (tanpa perlakuan fitobiotik 10% fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah). Perlakuan terbaik dengan rataan meat bone ratio tertinggi yaitu P2 dengan pemberian fitobiotik nanoenkapsulasi minyak buah merah 2,5%.
</description>
<pubDate>Sat, 14 Nov 2020 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/39</guid>
<dc:date>2020-11-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Efisiensi Ekonomi Pemeliharaan Ayam Kampung Super yang Diberi Fitobiotik dengan Teknologi Nanoenkapsulasi Minyak  Buah Merah (Pandanus conoideus)</title>
<link>https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/38</link>
<description>Efisiensi Ekonomi Pemeliharaan Ayam Kampung Super yang Diberi Fitobiotik dengan Teknologi Nanoenkapsulasi Minyak  Buah Merah (Pandanus conoideus)
Herawati, Maria; Syaefullah, Bangkit Lutfiaji; Timur, Ni Putu Vidia Tiara
Red fruid as one of Indonesia’s native medicinal plants as a phytobiotic is developed to maintain the health status of livestock. The drawback of using phytobiotics as feed additives is done by making nanoencapsulation so that the products are easily absorbed by the livestock digestive system. This research was conducted to know the value of the economic efficiency using red fruit oil nanoencapsulation in super native chickens. The study used a descriptive method with 5 treatments and 4 replication. P0 (control), P1 (2.5% red fruit oil extract), P2 (2.5% red fruit oil nanoencapsulation), P3 (5% red fruit oil nanoencapsulation), P4 (10% red fruit oil nanoencapsulation). The result showed that the economic efficiency of using feed in each treatment was efficient (EEPP&lt;1) dan the best business efficiency (R/C) in P2 treatment (1,474). The conclusion of this study is that the use of red fruit oil nanoencapsulation in super native chicken can provide a better economic efficiency value than those without nanoencapsulation. The use of 2.5% red fruit oil nanoencapsulation gave the best economic efficiency value compared to other treatments.
</description>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2020 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/38</guid>
<dc:date>2020-09-25T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Mortalitas dan Profil Organ Dalam Ayam Kampung yang diberi Fitobiotik Nanoenkapsulasi Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus)</title>
<link>https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/37</link>
<description>Mortalitas dan Profil Organ Dalam Ayam Kampung yang diberi Fitobiotik Nanoenkapsulasi Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus)
Timur, Ni Putu Vidia Tiara; Herawati, Maria; Syaefullah, Bangkit Lutfiaji; Bachtiar, Ebit Eko
Buah merah adalah salah satu tanaman obat asli Indonesia yang berasal dari Papua dan dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit. Minyak buah merah diolah dan digunakan sebagai obat herbal dan fitobiotik bagi ternak.  Pemberian fitobiotik ini bertujuan untuk mengoptimalkan mekanisme kerja dari masing-masing bioaktif dalam buah merah sebagai antibakteri untuk menggantikan antibiotik yang digunakan sebagai feed additive pada pakan ternak. Objek penelitian ini adalah ayam kampung yang diberikan minyak buah merah via air minum. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari selama dua bulan pada bulan Oktober sampai November 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan nanoenkapsulasi minyak buah merah pada air minum dengan beberapa perlakuan (P0:kontrol; P1: ekstrak minyak buah merah 2,5%; P2: nanoenkapsulasi minyak buah merah 2,5%; P3: nanoenkapsulasi minyak buah merah 5% dan P4: nanoenkapsulasi minyak buah merah 10%) terhadap mortalitas dan profil organ dalam dari ayam kampung.  Setiap hari dilakukan pengamatan terhadap kematian (mortalitas) ayam kampung dan pada hari ke 56 ayam dipanen kemudian dilakukan pengamatan dan pengukuran pada organ dalam seperti organ hati, jantung, dan usus halus. Data penelitian ini dianalisis menggunakan metode analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanoenkapsulasi minyak buah merah sebagai additive tidak berpengaruh nyata (F&lt;0,05) terhadap mortalitas ayam kampung, berat pada organ hati, jantung, dan usus halus. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan nanoenkapsulasi minyak buah merah sebagai additive tidak menurunkan tingkat mortalitas ayam kampung, dan tidak menunjukkan perubahan profil organ dalam.
</description>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/37</guid>
<dc:date>2020-06-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengenalan Kelas Kelompok Tani kepada Petani Lokal Guna Menumbuh Kembangkan Daya Juang Petani Lokal Kampung Bremi Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat</title>
<link>https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/36</link>
<description>Pengenalan Kelas Kelompok Tani kepada Petani Lokal Guna Menumbuh Kembangkan Daya Juang Petani Lokal Kampung Bremi Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat
Fangohoi, Latarus; Asmuruf, Olando Marselino Tobias; Widyaningrum; Mayor, Eddy; Muabuai, Kornelis; Duit, Stenli; Pariri, Andarias
Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan kelas-kelas kelompok tani kepada para petani lokal &#13;
di Kampung Bremi dan juga mengetahui tingkat pengetahuan petani lokal terhadap kelas-kelas kelompok tani.&#13;
Pelaksanaan penyuluhan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan petani lokal tentang kelas-kelas&#13;
kelompok tani.&#13;
Metode: Pelaksanaan penyuluhan ini diikuti oleh 15 orang yang terdiri dari 10 orang wanita tani responden dan 5&#13;
orang penyuluh lapangan dengan metode ceramah. Metode ini digunakan agar petani dapat menyimak dan&#13;
mendapatkan informasi baru untuk menambahkan pengetahuan tentang materi kelas kelompok yang disampaikan.&#13;
Hasil: Evaluasi tes awal (pre test) terhadap petani responden dengan nilai rata-rata 2,0 berada pada kategori rendah&#13;
dan tes akhir (post test) dengan nilai rata – rata 9,9 berada pada kategori tinggi. Efektivitas penyuluhan dengan nilai&#13;
persentase 98,75 % berada pada kategori efektif.&#13;
Kesimpulan: Hasil penilaian tes awal (pre test), tes akhir (post test) dan efektivitas menunjukan bahwa petani di&#13;
Kampung Bremi Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari mengalami peningkatan pengetahuan mengenai&#13;
materi penyuluhan tersebut.
</description>
<pubDate>Fri, 31 Mar 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/36</guid>
<dc:date>2023-03-31T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
