| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos berbahan limbah
jagung dan feses sapi terhadap pertumbuhan rumput odot (Pennisetum
purpureum cv. mott). Penelitian dilakukan di Kampus Politeknik (POLBANGTAN)
Manokwari dan kegiatan diseminasi dilakukan di Distrik Masni, Kabupaten
Manokwari, Provinsi Papua Barat dengan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan P0 (kontrol), P1 (pupuk berbahan kompos
limbah jagung dan feses sapi 10 gram/polybag), P2 (pupuk kompos berbahan
limbah jagung dan feses sapi 15 gram/polybag), dan P3 (pupuk kompos
berbahan limbah jagung dan feses sapi 20 gram/polybag) setiap perlakuan terdiri
dari 6 ulangan dan penambahan pupuk kompos pada tanaman berumur 0, 7, 14,
dan 21. Variabel yang diamati meliputi pertumbuhan rumput odot. Data yang
didapat di analisis memakai sidik ragam (ANOVA),jika berpengaruh nyata maka
akan dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian
menunjukan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tinggi tanaman, namun
tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap panjang daun, lebar daun dan jumlah
daun rumput odot (Pennisetum purpureum cv. mott). Kesimpilan dari penelitian
pengunaan dosis pemberian pupuk kompos berbahan dasar limbah jagung dan
feses sapi dengan dosis 15 gram/polybag berpengaruh sangat nyata terhadap
tinggi tanaman, nanun panjang daun dan lebar daun tidak berpengaruh nyata,
sedangkan pemberian pupuk kompos berbahan dasar limbah jagung dan feses
sapi dengan dosis 10 gram/polybag tidak berpengaruh terhadap jumlah daun
rumput odot (Pennisetum purpureum cv. mott). | en_US |