| dc.description.abstract | Distrik Aimasi merupakan salah satu sentral produksi ternak kambing
menurut data BPP pada tahun 2023 yang meningkat pada setiap tahunnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji keuntungan usaha dan
mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi produksi peternakan kambing
dikampung Aimasi Distrik Aimasi Kabupaten Manokwari. Metode pengumpulan
data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi dengan
sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Populasi peternak
kambing sebanyak 30 kemudian penentuan sampel dilakukan menggunakan
rumus Slovin dengan galat 10% sehingga sampel yang dibutuhkan sebanyak 23
responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis
kuantitatif dengan cara penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang
dinyatakan oleh informasi secara lisan dengan menggunakan analisis keuntungan
yang ditinjau dari biaya tetap, biaya variabel, penerimaan, pendapatan, Revenue
Cost Ratio (R/C), Break Event Point (BEP) dan Harga Pokok Produksi. Hasil
penelitian ini menunjukkan nilai R/C berdasarkan jumlah kepemilikan ternak >10
ekor yaitu 3,8 dan <10 ekor yaitu 3,0, nilai BEP Rupiah >10 ekor Rp.54.865.789
dan <10 ekor Rp. 59.910.919, nilai HPP >10 ekor Rp. 384.466.825 dan <10 ekor
Rp.932.442.529. Dilihat dari keseluruhan perhitungan analisis keuangan dapat di
simpulkan bahwa nilai yang dihasilkan lebih besar dari biaya produksi maka usaha
peternakan yang ada di Kampung Aimasi layak untuk dikembangkan. Hasil
menunjukkan bahwa secara simultan karakteristik peternak sangat mempengaruhi
usaha yang sedang dijalankan. Secara persial menunjukkan bahwa faktor umur,
tingkat pendidikan dan pengalaman beternak sangat berkaitan dengan erat
dengan proses produksi | en_US |