• Website Utama
  • Perpustakaan
  • OPAC
  • Jurnal Triton
  • JoSAE
  • Prosiding
    • Login
    View Item 
    •   Repository Polbangtan Manokwari
    • Tugas Akhir
    • TA Prodi Pertanian
    • View Item
    •   Repository Polbangtan Manokwari
    • Tugas Akhir
    • TA Prodi Pertanian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Sawi Hijau (Brassica Juncea L.)

    Thumbnail
    View/Open
    LAPORAN TUGAS AKHIR_DILLA ASMUL Preview.pdf (353.0Kb)
    LAPORAN TUGAS AKHIR_DILLA ASMUL FullText.pdf (3.290Mb)
    Date
    2024-08-15
    Author
    Fauziyyah, Dilla Asmul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sawi hijau (Brassica juncea L.) termasuk sayuran daun dari keluarga cruciferae yang mempunyai ekonomis tinggi. Peningkatan produksi tanaman sawi dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya yaitu dengan pemupukan. Penggunaan pupuk anorganik yang terus menerus tanpa diimbangi pengunaan pupuk organik dapat berpengaruh kurang baik terhadap sifat fisik, kimia dan biologis tanah. Upaya untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologis tanah salah satunya dengan penggunaan pupuk organik. Dan salah satu sumber pupuk organik cair yang dapat digunakan yaitu daun lamtoro.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pupuk organik cair daun lamtoro terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau serta mengetahui dosis terbaik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Anday Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat, dari bulan Maret sampai Mei 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yaitu melalui perlakuan berbagai dosis pupuk organik cair daun lamtoro yaitu kontrol (D0), 50 ml (D1), 100 ml (D2), 150 ml (D3), dan 200 ml (D4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair daun lamtoro memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman diumur 14, 21, dan 28 HST dan jumlah daun di umur 28 HST tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot segar tanaman. Perlakuan dosis 100 ml (D2) memberikan hasil yang terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot segar tanaman.
    URI
    https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/109
    Collections
    • TA Prodi Pertanian

    Browse

    All of RepositoryMain CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister
    Repository Polbangtan Manokwari copyright  © 2023 
    Created by Perpustakaan Polbangtan Manokwari
     

     

    Repository Polbangtan Manokwari copyright  © 2023 
    Created by Perpustakaan Polbangtan Manokwari