• Website Utama
  • Perpustakaan
  • OPAC
  • Jurnal Triton
  • JoSAE
  • Prosiding
    • Login
    View Item 
    •   Repository Polbangtan Manokwari
    • Tugas Akhir
    • TA Prodi Pertanian
    • View Item
    •   Repository Polbangtan Manokwari
    • Tugas Akhir
    • TA Prodi Pertanian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Identifikasi Sistem Pertanian Tradisional Studi Kasus: Petani Arfak Di Kampung Warmare Distrik Warmare Kabupaten Manokwari, Papua Barat

    Thumbnail
    View/Open
    TA Will Nico Preview.pdf (351.2Kb)
    TA Will Nico FullText.pdf (1.473Mb)
    Date
    2024-08-15
    Author
    Lala, Rexiano Willem Nico
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atau Mendeskripsikan kondisi sistem pertanian tradisional Petani Arfak di Kampung Warmare pada saat ini dan untuk Mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh Petani Arfak di Kampung Warmare. Penentuan informan didasari dengan teknik Purposive Sampling. informan terbagi dalam dua kelompok yaitu, informan pelaku dan informan pengamat. Informan pelaku yang diambil sebanyak 12 orang dan informan pengamat yang diambil sebanyak 3 orang. Instrumen penelitian utama adalah wawancara mendalam baik lisan maupun tulisan (kuisioner), dokumentasi dan observasi partisipatif. Pengumpulan data dimulai dengan pendekatan ke masyarakat, mendapatkan ijin, wawancara mendalam serta obesevasi partisipatif dengan informan, kemudian di rekam atau didokumentasikan. Indikator yang di ukur mencakup Pembukaan Lahan, Pola Perladangan, Pola Tanam – Panen, Jenis Komoditi yang ditanam dan Pembagian dan Waktu Kerja. Analisis data yang digunakan adalah Analisis data Tematik. Hasil penelitian menunjukan kondisi pertanian petani Arfak saat ini yaitu, sebagian besar masih bertani secara tradisional dengan cara berpindah lahan dengan menanam berbagai jenis tanaman dalam 1 kebun yang umumnya masih menggunakan pemahaman budidya yang diwariskan secara turun temurun. I Kuas Han Job dan I Gyaser Han Job adalah kebiasaan adat istiadat membagi batas kebun serta menjaga batas kebun yang telah ditentukan yang melekat dalam lingkungan pertanian Petani Tradisional Arfak. Keadaan fisik serta usia yang tidak lagi muda menjadikan kendala utama yang dirasakan oleh Petani Tradisional Arfak dalam mereka melakukan kegiatan pertanian.
    URI
    https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/115
    Collections
    • TA Prodi Pertanian

    Browse

    All of RepositoryMain CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister
    Repository Polbangtan Manokwari copyright  © 2023 
    Created by Perpustakaan Polbangtan Manokwari
     

     

    Repository Polbangtan Manokwari copyright  © 2023 
    Created by Perpustakaan Polbangtan Manokwari