• Website Utama
  • Perpustakaan
  • OPAC
  • Jurnal Triton
  • JoSAE
  • Prosiding
    • Login
    View Item 
    •   Repository Polbangtan Manokwari
    • Tugas Akhir
    • TA Prodi Pertanian
    • View Item
    •   Repository Polbangtan Manokwari
    • Tugas Akhir
    • TA Prodi Pertanian
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Partisipasi Anggota Dalam Kelompok Tani Studi Kasus Kelompok Tani Di Kampung Desay Distrik Prafi Kabupaten Manokwari

    Thumbnail
    View/Open
    Preview (591.2Kb)
    Fulltext (3.237Mb)
    Date
    2024-08-13
    Author
    Triadanti, Priska Nadia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kelompok tani merupakan wadah utama bagi para petani untuk saling berbagi pengetahuan dan meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, rendahnya partisipasi anggota dalam kelompok tani telah menjadi isu yang signifikan dalam konteks pembangunan pertanian di wilayah pedesaan, termasuk di Kampung Desay. Penelitian ini mendeskripsikan gambaran partisipasi anggota dalam kegiatan kelompok tani di Kampung Desay serta faktor yang berkontribusi dalam partisipasi anggota kelompok tani tersebut. Penelitian dilaksanakan di Kampung Desay, distrik Prafi, kabupaten Manokwari dengan penentuan informan secara purposive dari 4 kelompok tani yang ada di Kampung Desay yaitu Sri Makmur 1, Sumber Tani, Sido Makmur Jaya dan Sekar Kridaning Tani. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menjelaskan fenomena gambaran partisipasi anggota kelompok tani. Pengumpulan data melalui wawancara, diskusi terfokus dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan model analisis data Miles dan Huberman. Partisipasi anggota kelompok tani di Kampung Desay tidak merata karena adanya budaya ewuh pakewuh atau rasa sungkan anggota kelompok tani dalam pemberian usulan/gagasan pada tahap inisiasi dan pengambilan keputusan yang cenderung didominasi oleh pengurus dan elit kelompok pada tahap legitimasi sehingga berdampak pada rendahnya kehadiran anggota pada tahap eksekusi. Hal ini menunjukkan partisipasi anggota belum terdistribusi secara adil dan kurangnya demokrasi. Faktor yang berkontribusi yaitu faktor pendorong (rasa peduli, tanggung jawab, dan rasa kebersamaan, dan keinginan untuk memperoleh manfaat) dan faktor penghambat (keterbatasan waktu, kurangnya motivasi, perbedaan pendapat, perasaan sungkan/segan dan dominasi oleh kelompok elit). Oleh sebab itu, diperlukan adanya dukungan oleh stakeholders dalam perubahan pola pikir dan pemahaman petani untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif anggota kelompok tani.
    URI
    https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/92
    Collections
    • TA Prodi Pertanian

    Browse

    All of RepositoryMain CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister
    Repository Polbangtan Manokwari copyright  © 2023 
    Created by Perpustakaan Polbangtan Manokwari
     

     

    Repository Polbangtan Manokwari copyright  © 2023 
    Created by Perpustakaan Polbangtan Manokwari