• Website Utama
  • Perpustakaan
  • OPAC
  • Jurnal Triton
  • JoSAE
  • Prosiding
    • Login
    View Item 
    •   Repository Polbangtan Manokwari
    • Tugas Akhir
    • TA Prodi Perkebunan
    • View Item
    •   Repository Polbangtan Manokwari
    • Tugas Akhir
    • TA Prodi Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Usaha Kopi Arabika Dan Potensi Pengembangannya Di Kawasan Pegunungan Arfak

    Thumbnail
    View/Open
    TA Preview Jeff yusuf.pdf (437.3Kb)
    TA FullText Jeff yusuf.pdf (3.169Mb)
    Date
    2024-08-28
    Author
    Yusuf, Antonius Jefri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Mengetahui besaran komponen pembiayaan, penerimaan, pendapatan dan tingkat kelayakan usaha dan finansial budidaya Kopi Arabika di Kawasan Pegunungan Arfak dan potensi pengembangannya menjadi tujuan dari penelitian ini. Berlokasi di dua titik kawasan pengembangan Kopi Arabika di kawasan Pegunungan Arfak, yaitu Kawasan Mokwam (distrik Mokwam) Kabupaten Manokwari dan Anggi Distrik Anggi Kabupaten Pegunungan Arfak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang menggunakan metode sampling yang disengaja, baik untuk responden maupun area sampling (Area and Purposive sampling). Responden yang dipilih merupakan informan kunci sebanyak 10 orang yang terdiri dari 3 orang kepala kampung, 2 orang tokoh masyarakat, 1 orang kepala suku, 2 orang kepala dinas, 2 orang petani kopi. Analisis usaha budidaya kopi arabika dilakukan berdasarkan pengamatan dan perhitungan dari usaha budidaya kopi yang telah menghasilkan sedangkan analisis potensi pengembangan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen biaya produksi budidaya kopi arabika rata-rata sebesar Rp 95.272.000 per Ha, dengan komponen penerimaan rata-rata sebesar Rp 170.400.000 per hektar per tahun atau sebesar Rp 75.128.000 per satu kali masa produksi. Usaha kopi arabika di kawasan Pegunungan Arfak layak untuk dikembangkan dengan nilai R/C Ratio sebesar 1,8. Namun dilihat dari nilai rata-rata B/C Ratio < 0,7 maka usaha tersebut tidak layak diusahakan berdasarkan manfaat yang diperoleh karena nilai B/C < 1, jadi usaha tersebut layak di usahakan namun memberikan keuntungan yang sedikit. Berdasarkan analisis SWOT (Strenght, Weakness, Oppurtunities, Threat) menunjukan penggabungan faktor internal dan faktor eksternal dalam matriks SWOT, pengembangan usahatani kopi arabika di Kawasan Pegunungan Arfak menghasilkan beberapa strategi.
    URI
    https://repository.polbangtanmanokwari.ac.id/handle/123456789/127
    Collections
    • TA Prodi Perkebunan

    Browse

    All of RepositoryMain CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister
    Repository Polbangtan Manokwari copyright  © 2023 
    Created by Perpustakaan Polbangtan Manokwari
     

     

    Repository Polbangtan Manokwari copyright  © 2023 
    Created by Perpustakaan Polbangtan Manokwari